Pertumbuhan Kinerja Perkuat Layanan Jasa Raharja bagi Masyarakat

Terkini 25 Jul 2026 14:59 5 min read 7 views By admin

Share berita ini

Pertumbuhan Kinerja Perkuat Layanan Jasa Raharja bagi Masyarakat
 22 Juli 2026Direktur Utama Jasa Raharja memaparkan kinerja perusahaan pada RUPS Tahun Buku 2025.JAKARTA– PT Jasa Raharja (Persero) kembali menca...



Direktur Utama Jasa Raharja memaparkan kinerja perusahaan pada RUPS Tahun Buku 2025.

JAKARTA– PT Jasa Raharja (Persero) kembali mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Di tengah dinamika industri jasa keuangan dan tantangan ekonomi global, perusahaan ini berhasil membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp2,30 triliun, meningkat sekitar 138,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp963,74 miliar. Capaian tersebut juga melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 175,68 persen.

Kinerja positif itu dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, Senin, 20 Juli 2026. Selain menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, RUPS juga membahas sejumlah agenda, antara lain Laporan Hasil Evaluasi Kinerja, Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil, dan Laporan Kepatuhan & Laporan Pengendalian Internal.

Direktur  Utama  Jasa  Raharja,  Muhammad  Awaluddin,  menyampaikan  bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi bisnis, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pencapaian  ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Jasa Raharja dalam menjalankan transformasi perusahaan secara berkelanjutan. Kami tidak hanya berfokus  pada  pertumbuhan  kinerja  keuangan,  tetapi  juga  memastikan  setiap langkah perusahaan mampu meningkatkan kualitas perlindungan dasar bagi masyarakat, memperkuat tata kelola perusahaan, serta memberikan nilai tambah bagi negara," ujar Awaluddin.

Sepanjang tahun 2025, pendapatan asuransi Jasa Raharja mencapai Rp8,17 triliun, meningkat dari Rp7,49 triliun pada tahun sebelumnya. Hasil jasa asuransi melonjak menjadi  Rp1,95 triliun, sementara pendapatan investasi tumbuh menjadi Rp1,40 triliun atau meningkat sekitar 73 persen dibandingkan tahun 2024. Laba sebelum pajak juga meningkat signifikan menjadi Rp2,57 triliun.

Dari sisi fundamental perusahaan, total aset konsolidasian meningkat menjadi Rp20,63  triliun, dengan ekuitas mencapai Rp12,62 triliun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan kondisi keuangan perusahaan yang semakin kuat dalam mendukung keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.

Arus kas operasional perusahaan juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sepanjang 2025, arus kas dari aktivitas operasi mencapai sekitar Rp1,74 triliun, naik hampir 115 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penerimaan premi  meningkat  menjadi  Rp6,87 triliun dengan pembayaran klaim tetap terjaga secara optimal.

Kinerja positif tersebut turut didukung oleh penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Laporan keuangan konsolidasian Jasa Raharja memperoleh opini "Wajar dalam Semua Hal yang Material" dari auditor independen. Selain itu, perusahaan kembali mempertahankan peringkat idAAA/Stable, yang mencerminkan kemampuan sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang.

Menurut   Awaluddin, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat. Menurutnya, kinerja keuangan yang sehat harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Karena itu, Jasa Raharja akan terus memperkuat digitalisasi layanan, memperluas kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta menghadirkan layanan perlindungan dasar yang semakin cepat, mudah, dan tepat sasaran bagi masyarakat," ujarnya.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, Jasa Raharja merealisasikan Program TJSL sebesar Rp32,33 miliar, disertai berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, serta kegiatan sosial yang seluruh indikator kinerjanya mencapai target.

Kinerja Layanan Meningkat

Sejalan dengan penguatan kinerja keuangan, Jasa Raharja juga terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui percepatan proses penyerahan santunan serta optimalisasi layanan digital. Hingga Juni 2026, perusahaan telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,61 triliun kepada 74.934 korban kecelakaan. Dari total santunan tersebut, pembayaran santunan korban luka-luka melalui mekanisme guarantee letter (GL) mencapai Rp849 miliar atau sekitar 99 persen dari total santunan luka-luka.

Awaluddin mengatakan bahwa  peningkatan  kualitas  layanan  merupakan  bagian yang tidak terpisahkan dari transformasi perusahaan yang berorientasi pada pelayanan publik. "Melalui penguatan digitalisasi, integrasi layanan dengan Polri dan rumah  sakit,  serta  kolaborasi  bersama  para  pemangku  kepentingan, kami ingin memastikan setiap korban kecelakaan memperoleh perlindungan secara optimal," ujarnya.

Kecepatan pelayanan juga terus menunjukkan hasil positif. Hingga  Juni  2026, rata-rata waktu penyelesaian santunan meninggal dunia tercatat hanya 1 hari 1 jam, didukung kerja sama dengan 2.853 rumah sakit di seluruh Indonesia.

Di  sisi pencegahan, Jasa Raharja juga terus memperkuat program keselamatan transportasi  bersama  para  pemangku  kepentingan. Sepanjang semester I 2026, perusahaan  telah  merealisasikan  4.366  program  keselamatan transportasi, yang meliputi edukasi keselamatan, penguatan infrastruktur, operasi bersama lintas instansi, riset wilayah rawan kecelakaan, hingga pengembangan inovasi teknologi keselamatan.

Warta Kaltim@2026-Jul

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Warta Kaltim